Mengapa hutan dan pepohonannya begitu penting ?

Hallo Guys semoga sehat selalu ya balik lagi dengan saya tentunya kang ngadimin hehe. Kali ini saya akan menjelasakan mengapa hutan dan pepohonannya begitu penting dan macam-macam hutannya . Maraknya penebangan secara liar dan membuat lahan baru, membuat hutan di negara kita semakin gundul, yang tentunya sangat berimbas pada ekosistem di hutan yang dapat membuat tumbuhan atau hewa di hutan kita terancam kepunahan. Bahkan terkadang juga beberapa hewan mereka turun ke pemukiman warga karna kehilangan habibat aslinya.

hutan
Burung Cendrawasih, gimana cantik kan ?

Hutan 

Hutan adalah kawasan yang di tumbuhi pepohonan dan tumbuhan lainnya. Kawasan semacam ini terdapat di wilayah-wilayah yang luas di dunia ini. Hutan berfungsi sebagai penampung karbon dioksida, habitat hewan, modulator arus hidrologika, pelestari tanah, dan salah satu aspek biosper bumi yang sangat penting.
Hutan adalah bentuk kehidupan terbesar di seluruh dunia ini. Hutan merupakan kumpulan tumbuhan yang paling utama pepohonan atau juga tumbuhan berkayu yang menempati kawasan yang luas. Hutan dapat di temukan baik itu di datarangan rendah atau pegunungan, di daerah terpencil, di daerah tropis maupun dingin, di benua atau pun di daerah kecil.

Menurut Undang-Undang tentang Kehutanan Nomor 41 Tahun 1999 adalah suatu kesatuan Ekosistem berupa hamparan lahan yang berisi sumber daya alam hayati yang di dominasi pepohonan dan persekutuan alam lingkungannya yang satu dan lainnya tidak dapat di pisahkan.

Hutan sebagai suatu ekosistem tidak hanya menyimpan sumberdaya alam berupa kayu, tetapi masih banyak potensi non kayu yang dapat diambil manfaatnya oleh masyarakat melalui budi daya tanaman pertanian pada lahan hutan. Sebagai fungsi ekosistem hutan sangat berperan dalam berbagai hal seperti penyedia sumber air, penghasil oksigen, tempat hidup berjuta flora dan fauna, dan peran penyeimbang lingkungan, serta mencegah timbulnya pemanasan global. Sebagai fungsi penyedia air bagi kehidupan hutan merupakan salah satu kawasan yang sangat penting, hal ini dikarenakan hutan adalah tempat tumbuhnya berbagai tanaman.

hutan
Hutan yang indah

Mengapa hutan sangat penting ?

  • Lebih dari 2 miliar orang bergantung pada hutan, hutan memberi kita perlindungan, mata pencaharian, air, pangan, dan keamanan bahan bakar. Hutan memberi kita perlindungan, mata pencaharian, air, pangan, dan keamanan bahan bakar.
  • Semua kegiatan ini secara langsung atau tidak langsung melibatkan hutan. Beberapa mudah untuk diketahui - buah-buahan, kertas dan kayu dari pohon, dan sebagainya. Lainnya kurang jelas, seperti produk sampingan yang masuk ke barang-barang sehari-hari seperti obat-obatan, kosmetik dan deterjen.
  • Habitat untuk keanekaragaman hayati dan mata pencaharian bagi manusiaMelihat hal itu di luar perspektif kita yang sempit, manusia - belum lagi perkotaan - hutan menyediakan habitat bagi beragam spesies hewan. Mereka adalah rumah bagi 80% keanekaragaman hayati terestrial dunia, dan mereka juga merupakan sumber mata pencaharian bagi banyak pemukiman manusia yang berbeda, termasuk 60 juta penduduk asli.
  • Hutan menyediakan pekerjaan untuk lebih dari 13 juta orang di seluruh duniaSelain itu, 300 juta orang tinggal di hutan, termasuk 60 juta penduduk asli. Namun, kami kehilangan mereka. Antara tahun 1990 dan 2015, dunia kehilangan sekitar 129 juta ha hutan, sebuah wilayah seluas Afrika Selatan. Ketika kita mengambil hutan, bukan hanya pohon yang pergi. Seluruh ekosistem mulai berantakan, dengan konsekuensi yang mengerikan bagi kita semua.
hutan dan pepohonan
Harimau bengala 
Setelah lautan, hutan adalah gudang karbon terbesar di dunia.
Mereka menyediakan jasa ekosistem yang sangat penting bagi kesejahteraan manusia. Ini termasuk:
  •  Menyerap gas rumah kaca berbahaya yang menghasilkan perubahan iklim. Di hutan tropis saja, seperempat triliun ton karbon disimpan di biomassa di atas dan di bawah tanah
  • Menyediakan air bersih untuk minum, mandi, dan kebutuhan rumah tangga lainnya
  • Melindungi daerah aliran sungai dan mengurangi atau memperlambat jumlah erosi dan bahan kimia yang mencapai saluran air
  • Menyediakan makanan dan obat-obatan
  • Berfungsi sebagai penyangga dalam bencana alam seperti banjir dan curah hujan
  • Menyediakan habitat bagi lebih dari setengah spesies berbasis daratan di dunia

Macam-Macam Hutan

Rimbawan berusaha menggolong-golongkan hutan sesuai dengan ketampakan khas masing-masing. Tujuannya untuk memudahkan manusia dalam mengenali sifat khas hutan. Dengan mengenali betul-betul sifat sebuah hutan, kita akan memperlakukan hutan secara lebih tepat sehingga hutan dapat lestari, bahkan terus berkembang.
Ada berbagai jenis hutan. Pembedaan jenis-jenis hutan ini pun bermacam-macam pula. Misalnya:

Menurut asal:

kita mengenal hutan dari biji, tunas, serta campuran tunas dan biji
    • Hutan yang berasal dari biji disebut juga ‘hutan tinggi’ karena pepohonan yang tumbuh dari biji cenderung menjadi lebih tinggi dan dapat mencapai umur lebih lanjut.
    • Hutan yang berasal dari tunas disebut "hutan rendah" dengan alasan sebalikny.
    • Hutan campuran, oleh karenanya, disebut "hutan sedang".
    • Hutan perawan (primer) merupakan hutan yang masih asli dan belum pernah dibuka oleh manusia.
    • Hutan sekunder adalah hutan yang tumbuh kembali secara alami setelah ditebang atau kerusakan yang cukup luas. Akibatnya, pepohonan di hutan sekunder sering terlihat lebih pendek dan kecil. Namun jika dibiarkan tanpa gangguan untuk waktu yang panjang, kita akan sulit membedakan hutan sekunder dari hutan primer. Di bawah kondisi yang sesuai, hutan sekunder akan dapat pulih menjadi hutan primer setelah berusia ratusan tahun.

    Berdasarkan letak geografisnya:

    • hutan tropika, yakni hutan-hutan di daerah khatulistiwa (hutan di indonesia contohnya)
    • hutan temprate, adalah hutan-hutan di daerah empat musim ( antara garis lintang 23,5º–66º)
    • hutan boreal, adalah hutan-hutan di daerah lingkar kutub 

    Berdasarkan musim-musimnya:

    • hutan hujan atau rainforest, dengan curah hujan yang tinggi atau banyak musim hujannya 
    • evergreen forest atau hutan selalu hijau 
    • hutan musim atau hutan gugur daun
    • hutan sabana, hutan di tempat-tempat yang banyak memiliki musim kemarau panjang

    Berdasarkan jenis pohon yang dominan:

    • hutan pohon jati, misalnya di Jawa Timur
    • hutan pohon pinus, di Aceh
    • hutan dipterokarpa, di Sumatra dan Kalimantan
    • hutan ekaliptus, di Nusa Tenggara dllnya.

    Berdasarkan sifat pembuatannya:

    • hutan alam
    • hutan buatan

    Berdasarkan tujuan pengelolaannya: 

    • hutan produksi, yang tujuannya di kelola untuk menghasilkan kayu atau pun hasil hutan non kayu
    • hutan lindung
    • hutan suaka alam, di kelola untuk mempertahankan keanekaragaman hayati atau ke indahan alam
    • hutan konversi, yaitu hutan yang di cadangkan untuk penggunaan lain, dan dapat juga di konversi untuk pengelolaan kehutanan
    Berdasarkan sifat tanahnya:
    • hutan pantai, terdapat sepanjang pantai yang kering, berpasir, dan tidak landai, seperti di pantai selatan Jawa
    • hutan mangrove, Indonesia mencapai 776.000 ha dan tersebar di sepanjang pantai utara Jawa, pantai timur Sumatra, sepanjang pantai Kalimantan, dan pantai selatan Papua. Jenis-jenis pohon utamanya berasal dari genus Avicennia, Sonneratia, dan Rhizopheria.
    • hutan rawa
    hutan dan pepohonan
    Hutan Mangrove

    So sudah tau kan kenapa hutan sangat penting dan juga jenis-jenis hutan ?
    Doni Al Hadi
    Blogger muda yang jarang update dan belajar Sekian dan terima gaji

    Related Posts

    Post a Comment

    Subscribe Our Newsletter